Tips Juara (#5): Mental juara = Jujur

Saya lupa apa di tulisan sebelumnya sudah menyampaikan tips mengenai kejujuran. Sikap jujur adalah salah satu mental juara yang harus dimiliki setiap orang, tidak hanya calon juara. Mengapa saya tergerak menulis mengenai kejujuran ini?

Kejujuran adalah sifat yang mulai langka di Indonesia. Prihatin dengar banyak kasus penipuan, seperti surat menang undian berhadiah, ibu-ibu minta tolong transfer ATM, sampai kepada kasus mama minta pulsa dan adek di kantor polisi.  Lebih lagi kasus korupsi hampir di semua lini pemerintahan dan lembaga, mulai dari pusat sampai ke daerah, bahkan ke lingkungan yang lebih kecil seperti RT sampai kelurahan.

Di dunia akademik, pernah ada kasus yang lebih aneh lagi. Seorang anak brilian dan keluarganya dikucilkan, hanya karena sang anak waktu ujian UN tidak mau memberi contekan kepada temannya, dan kemudian melaporkan kecurangan temannya tersebut kepada pengawas ujian. Eh, malah si anak yang dimarahi oleh pengawas dan sekolahnya. Bahkan tetangga sekitar rumah mengucilkan dan mengusir mereka sekeluarga.

Kalau seperti ini, masyarakat kita sudah semakin sakit. Bagaimana bisa terbebas dari kemiskinan dan korupsi yang merajalela? Dari sekolah SD sudah terbiasa berbuat curang. Nanti sudah besar, kalau tidak bisa korupsi, ya menipu. Seperti papa minta saham, atau mama minta pulsa.

Nanti kalau sempat, insyaAllah saya akan menulis bagaimana anak-anak sekolah di Jepang mengembangkan karakter yang kuat tentang kejujuran, kebersamaan, dan kesungguhan berusaha. Semoga bisa menginspirasi kita untuk meningkatkan dan memperbaiki diri.

Jujur adalah pilihan hidup, termasuk untuk mencapai segala harapan, keinginan dan cita-cita.

Jujur adalah mental juara, Jujur adalah idealisme. Mempertahankan kejujuran lebih utama daripada mendapatkan harta kekayaan maupun gelar juara, namun dengan cara yang curang.

Lebih baik Juara karena jujur, daripada sudah tidak jujur, tidak pula dapat juara. Dan lebih baik kaya karena jujur, daripada tidak jujur tapi tidak juga bisa kaya. Was I right or was I right?

Perihal Om Surya
Share pengalaman dan pelajaran SD-SMA untuk generasi belajar Indonesia, semoga bisa menjadi inspirasi menuju juara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: